Showing posts with label Advertorial. Show all posts
Showing posts with label Advertorial. Show all posts

Monday, December 13, 2010

BRAND’S Essence of Chicken


(Advertorial BRAND’S Essence of Chicken, dimuat di majalah Travelounge Edisi Desember 2010)


BRAND’S Essence of Chicken

Demi Kesehatan dan Konsentrasi Tinggi

Konsumsi suplemen kaya manfaat.


Desember tiba dan momen berlibur siap kita jelang. Jadwal cuti sudah disetujui, tiket pesawat terbang telah booking, tapi sebelum pergi harus menyelesaikan pekerjaan kantor.

Sudah bisa diduga kondisi yang harus dialami. Lembur dan bekerja ekstra keras sudah pasti membutuhkan konsentrasi tinggi. Setelah urusan kerja selesai malah penyakit datang gara-gara daya tahan tubuh ambruk.

Menghadapi kondisi seperti ini butuh asupan bergizi. Misalnya sari pati ayam BRAND’S Essence of Chicken yang telah terbukti melalui penelitian ilmiah mengandung banyak manfaat dibidang kesehatan.

Jika sari pati ayam dikonsumsi secara rutin tiap hari akan bermanfaat menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya pikir.

BRAND’S Essence of Chicken yang telah ada lebih dari 175 tahun, hingga  kini telah menghasilkan 27 riset yang dipublikasikan di jurnal ilmiah.

Pengujian terhadap kemampuan membantu daya ingat telah terbukti melalui penelitian terhadap 20 orang mahasiswa universitas. Mereka dibagi kedalam dua kelompok. Kelompok pertama mengonsumsi BRAND’S Essence of Chicken 70 gram dan kelompok lainnya mengonsumsi Placebo 2x sehari selama seminggu.

Kemudian pada hari ke-7 responden mengikuti tes daya pikir dan mood psikologi, ternyata kelompok pertama mempunyai tingkat kesalahan lebih rendah dalam tes Aritmatika dan tes daya ingat.

“Kelompok pengonsumsi BRAND’S Essence of Chicken punya daya pikir yang lebih responsif atau lebih cepat, dan terjadi peningkatan daya ingat dalam jangka pendek,” kata Hajime Nagai dalam Applied Human Science-Journal of Physiological Anthropology tentang fungsi ekstrak kaldu ayam terhadap pemulihan badan letih, kelelahan dan beban kerja yang diterbitkan pada 1996.

BRAND’S Essence of Chicken terbuat dari sari pati ayam yang 100 persen alami, tidak mengandung lemak, kolesterol, pengawet, kafein, dan MSG. Juga tanpa perasa, tidak menggunakan bahan pewarna dan bahan kimia lainnya.

Suplemen ini diolah dari ayam segar dan sehat berasal dari supplier terpilih dan dikemas dalam botol kaca yang tersimpan dalam keadaan vakum. Ini menjamin ketahanan produk selama 3 tahun.

Konsumsi satu botol perhari secara rutin agar mendapat manfaat kesehatan dan meningkatkan daya pikir.  Produk tersedia dalam 2 pilihan, 42 gram dan 70 gram. Nah, tak bakal mengalami libur hancur gara-gara daya tahan ambruk. (INFORIAL)

Friday, September 24, 2010

Asah Pribadi Melalui Wawasan Kebangsaan

(Diterbitkan di Koran Tempo, Jumat 24 September 2010 – Advertorial; Klien : Universitas Krida Wacana (Ukrida) Jakarta)


Seminar mahasiswa yang menghadirkan pembicara dari para pakar, guna membangun proses diskusi, pola pikir dan kepribadian.


Rabu 22 September lalu, Aula Pertemuan Kampus II Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) dipadati mahasiswa. Mereka tidak hanya mengikuti seminar bertema “Wawasan Kebangsaan” karena mata kuliah wajib bagi mahasiswa baru.

Kehadiran Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno bagai magnit pemberi semangat mahasiswa untuk bertanya dan melontarkan pernyataan. Dalam sesi selama 1 jam lebih, tokoh Katolik dan budayawan Indonesia menyampaikan kuliah dalam tema “Nasionalisme Indonesia Masa Depan”.

Rasa nasionalisme dan kebangsaan Indonesia bukan terdapat dalam kesamaan budaya, agama atau letak geografis. Melainkan tekad bersama untuk membangun Indonesia dengan membangun kebangsaan (nation building).

Kita bisa lihat contoh bentuk rasa nasionalisme muncul ketika terjadi perseteruan batas antara Indonesia dan Malaysia belum lama ini.

Padahal tantangan persatuan bangsa saat ini berupa intoleransi dan kepicikan yang makin meluas, kemiskinan dan korupsi. Romo Magnis menyebutkan di era demokrasi yang muncul pasca reformasi 12 tahun lalu justru muncul kecurigaan antar umat beragama, intoleransi terhadap minoritas dan kebrutalan terhadap umat beragama.

“Kemudian ancaman terbesar dihadapi negara kita adalah korupsi. Ini membahayakan substansi moral, sosial dan kompetensi kita miliki. Orang menjadi tidak jujur dan tidak bertanggungjawab. Ia tidak mempedulikan kualitas output akan tetapi hanya mengejar keuntungan pribadi,” kata Romo Magnis dalam presentasinya.

Dalam jangka panjang ketidakpuasan terhadap korupsi bisa membuka kesempatan masuknya tawaran ajaran Indonesia baru yang justru tidak terbuka dan tidak demokratis. Sehingga Romo Magnis menegaskan bangsa yang tidak jujur tidak bisa maju.

Direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara di depan para anak kuliah yang notabene generasi masa depan, menyatakan pola hidup konsumerisme, hedonisme, golput dan fanatik bisa menjadi ancaman yang menyeret generasi muda ke dalam korupsi, intoleransi dan kemiskinan.  

“Menjadi fanatik akan membawa sikap diri mutlak benar. Akibatnya kita menjadi bangsa yang hanya mau mengajar tanpa mau belajar,” ujarnya.

Romo Magnis pada bagian penutup berpesan agar anak muda membangun solidaritas, membela pluralisme, mensukseskan demokrasi dan berantas korupsi.

Wawasan kebangsaan merupakan salah satu cara membangun cinta tanah air yang memiliki definisi sebagai cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang didasari oleh falsafah, cita-cita, dan tujuan nasional. Di perguruan tinggi pemahaman ini diberikan melalui mata kuliah Kewiraan yang menjadi salah satu mata kuliah dasar di perguruan tinggi.

“Kami memang mengubah rangkaian sistem pembelajaran Mata Kuliah Dasar Umum yang sekarang disebut sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian, supaya tidak hanya teori, tapi lebih hidup, lebih inspiratif, dengan cara mahasiswa langsung mendengar dari pakarnya,”  jelas Wakil Rektor III Ukrida, Evans Garey, SPsi., M.Si., tentang acara seminar.

Misalnya setelah mendengarkan presentasi dari Romo Magnis tentang kebangsaan di dalam seminar, mahasiswa bisa membahas topik ini dalam bentuk diskusi di kelas. “Mata kuliah ini menjadi lebih mengena kedalam diri mahasiswa, sehingga mendukung dalam proses pembentukan kepribadian mereka,” katanya.

Cara ini mulai diterapkan Ukrida mulai tahun ajaran ini (2010/2011) kepada mahasiswa baru yang terdiri dari fakultas Kedokteran, Ekonomi, Teknik, Teknologi Informasi dan Psikologi. (Inforial)

Saturday, May 29, 2010

Kolaborasi Cantik Menembus Dunia

(Advertorial Carrefour Indonesia - Travelounge No.5 edisi April 2010)

Peritel Internasional Citarasa Indonesia

(Advertorial Carrefour Indonesia - Travelounge No. 4 edisi Maret 2010)



Pasar modern (hipermarket) menyediakan berbagai pilihan barang sekaligus memahami kebutuhan setempat.




Belanja bukan lagi sekadar kegiatan membeli barang kebutuhan. Ada yang menambahkannya sebagai pelepas penat, atau acara bersama keluarga.
Sehingga belakangan ini hipermarket atau pasar modern menjadi pilihan tempat belanja –khususnya- di kota-kota besar. Tempat belanja yang nyaman, tertata rapi dalam rak-rak teratur, keamanan, dan harga tak perlu ditawar-tawar tapi cukup bersaing, adalah alasan melirik hipermarket.

Selain itu hipermarket buka setiap hari, termasuk di hari libur, dengan jam operasional antara 10.00-22.00 merupakan waktu yang sesuai bagi pekerja. Ini juga dirasakan cocok bagi para ibu rumah tangga yang baru bisa beraktivitas setelah mengurus anak berangkat atau pulang sekolah.

Kendati mayoritas konsumen hipermarket hanya berbelanja untuk kebutuhan bulanan, sering digunakan untuk tempat rekreasi sekadar melepas penat.

Saat ini banyak hipermarket yang juga menyediakan barang-barang sekunder hasil produksi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Carrefour adalah salah satunya. Penyediaan barang di Carrefour hampir selalu melibatkan sektor UKM. Salah satu contoh nyata adalah menghadirkan private label (label toko) untuk memberi pelanggan banyak pilihan produk, dan produsen label toko umumnya adalah sektor UKM.

Belum lama ini, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu meminta pengusaha ritel modern membuka kesempatan bagi UKM. Alasannya, para pelaku bisnis ritel sangat berpengaruh dalam menggalakkan penggunaan produk lokal. Permintaan Ibu Menteri ini disambut positif para pertitel modern. Bahkan Carrefour menyerap produk lokal hingga mencapai 90 persen dimana 70 persennya berasal dari UKM.

Makanan tradisional dan kerajinan lokal sudah menjadi pemandangan mudah ditemui di gerai-gerai pasar modern.

UNESCO pada Oktober tahun lalu telah mengukuhkan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage). Hal ini ditanggapi positif Carrefour yang secara khusus menyediakan gerai busana batik di konter tekstil sehingga konsumen bisa mendapatkan busana batik cantik dengan harga terjangkau.

Carrefour juga menerjemahkan kukuhan UNESCO dengan mempersilahkan associate Carrefour menggunakan batik di hari Jumat. Keren, rapi, dan sekaligus melestarikan budaya negeri sendiri.

Anda dapat mencari kue-kue jajanan pasar produksi UKM seperti kue serabi, putu mayang, pastel isi, siomay, hingga pempek palembang di gerai pasar modern ini.

Saat ini Carrefour Indonesia mengoperasikan 79 gerai yang tersebar di berbagai kota. Seperti di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Medan, Palembang, Batam, Surabaya, Denpasar, dan Makassar. (***)